"Kalau Pertamina masih jual BBM Rp 4.500 per liter, masih sangat murah sekali. Maka energi lain seperti biomassa dan lainnya itu nggak laku, karena BBM-nya masih disubsidi tinggi dan murah," ucap Jero di Talk Show 'Indonesia Menuju Energi Hijau' di Auditorium BPPT, Jakarta, Rabu (3/7/2013).
Jero mengungkapkan, dengan momentum kenaikan harga BBM subsidi yang dilakukan pemerintah pada 22 Juni 2013 kemarin, Indonesia harus secepatnya pindah ke energi hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini penggunaan BBM dalam energi mixed Indonesia tahun ini masih 49,7%, kata Jero di tahun 2025 akan dikurangi penggunaannya hanya tinggal 25% saja.
"Kita akan kurangi penggunaan BBM fosil, kita akan kurangi hingga di tahun 2025, penggunaan BBM pada energi mixed kita kurang separo jadi hanya 25%, gas akan kita tingkatkan, penggunaan energi baru mulai dari matahari, sampah, panas bumi hingga pada 2025 penggunaann EBT di energi mix mencapai 25%," kata Jero.
(rrd/dnl)











































