Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini mengatakan, target lifting minyak tahu ini 840 ribu barel/hari realistis dan mampu dicapai. Dibanding target 1 juta barel yang dinilai bermuatan politis dan sulit dicapai.
"Lifting minyak tahun ini yang ada di APBN-P 840 ribu barel/hari adalah realistis. Kalau 900 ribu-1 juta itu angka politis yang sulit dicapai," ungkap Rudi di acara Penyerahan Penghargaan dan Workshop Monitoring Eksplorasi dan Ekspolitasi 2013 di City Plaza, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (3/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari dulu kan turun terus. Tahun lalu 827.000, tahun ini kita buat tidak boleh turun dari itu. Kita akan kejar 830-840.000, maka ketika DPR mengetok, kita akan siapkan. Insya Allah kita kejar, karena itu realistis," tegasnya.
Rudi juga menyampaikan, target tersebut akan terus menerus naik. Tahun 2014 nanti, SKK Migas menargetkan lfiting minyak akan mencapai 900.000 barel, dengan catatan, Kontrkator Kontrak Kerja Sama Mobile Cepu Limited (MCL) mulai produksi pada Agustus 2014.
"Begitu juga tahun 2014, kita mengajukan 860-900.000 dengan target titiknya 870.000, dengan catatan, MCL akan produksi di bulan Agustus 2014. Mungkin produksi hariannya bisa mendekati 1 juta barel," katanya.
(zul/dnl)










































