"Harapannya mereka sudah pensiun nanti mereka jangan jadi orang miskin. Maksudnya saat pensiun ada miliaran uang yang disiapkan buat dia dan boleh diputuskan apa dipakai buat usaha atau dipakai sendiri sampai meninggal," ungkap Ilen Kardani yang bekerja untuk perusahaan Halliburton yang beroperasi di Malaysia ketika diwawancarai detikFinance, Kamis (4/7/2013).
Ia menjelaskan, perusahaan diwajibkan untuk mempersiapkan dana tabungan pensiun dengan hitungan 18% dari gaji. Rinciannya 12% dibayarkan oleh perusahaan dan 6% dipotong dari gaji karyawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara jika di Indonesia, Ilen meragukan akan mencapai angka miliaran. Karena persentase untuk tabungan pensiunnya sangat kecil.
"Kalau disini ini kan Jamsostek, nah itu saya lupa berapa, tapi itu tidak akan sampai segitu. Saya pun pernah ikut Jamsostek kerja berapa tahun pun itu baru terkumpul Rp 25 juta akumulasinya," ujar alumni ITB tersebut.
(dru/dru)











































