"Sistem sudah mulai dan mudah-mudahan kita harap pertengahan Agustus untuk sistem di SPBU bisa selesai khusus DKI Jakarta," ucap Direktur Utama PT INTI Tikno Sutisna di Kampus IAIN Walisongo, Semarang, Senin (8/7/2013).
Terkait mundurnya pemasangan RFID, Tikno menjelaskan, hal tersebut terjadi karena harga BBM baru saja dinaikkan dilakukan 22 Juni 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tikno, sistem ini akan dipasang pada 276 SPBU yang tersebar di DKI Jakarta. Namun, pemasangan alat RFID bagi seluruh kendaraan roda 2 dan roda 4 belum dapat dilakukan. Untuk tahap awal akan dilakukan pemasangan pada kendaraan milik instansi pemerintahan. Hal ini karena PT INTI masih menunggu peraturan yang mewajibkan pemasangan alat monitoring konsumsi BBM ini, di setiap kendaraan.
"RFID untuk Jakarta fokus di mobil instansi pemerintah dulu sambil menunggu rujukan aturannya keluar," ujarnya.
Seperti diketahui, PT INTI merupakan pemenang dari tender pengadaan alat pengendali BBM subsidi yang dilakukan oleh Pertamina.
(feb/dnl)











































