Pemikiran Harus Diubah, RI Bukan Negara Kaya Energi

Pemikiran Harus Diubah, RI Bukan Negara Kaya Energi

- detikFinance
Kamis, 11 Jul 2013 16:50 WIB
Pemikiran Harus Diubah, RI Bukan Negara Kaya Energi
Jakarta - Masih banyak orang beranggapan, Indonesia adalah negara kaya energi, kaya minyak dan kaya gas. Pemikiran tersebut harus diubah, karena Indonesia bukan negara kaya energi.

"Pemikiran kita harus direorientasi, kita itu tidak kaya energi, namun yang terjadi kita banyak ekspor energi, ekspor gas, ekspor batubara, dan ekspor bahan mentah lainnnya," ucap Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Herman Darnel dalam dialog Energi Tahun 2013 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Dikatakan Herman, harusnya energi yang dimiliki Indonesia saat ini yang jumlahnya tidak banyak inni digunakan untuk modal pembangunan negara ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah seharusnya mulai saat ini ekspor energi, gas, batubara dan lainnya ini dikurangi. Tidak mungkin memang langsung disetop, kita bisa dituntut, tapi sudah," katanya.

Bahkan dengan jumlah energi yang terbatas seperti minyak, gas, batubara, dan energi lainnya, sudah seharusnya energi yang dijual ke masyarakat Indonesia tidak dijual murah.

"Di negara lain seperti di Eropa justru energi ini dipajaki, di Swiss itu beli BBM kena pajak, di New Zeland malah dipakai 100%, hasil pajaknya itu digunakan negara untuk mengembangkan energi lain yang lebih terbarukan, di Indonesia kan malah terbalik, minyak, dan gasnya malah buat biayai negara," jelasnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads