Ini Usul Pengusaha SPBU Agar Jakarta Tak Macet

Ini Usul Pengusaha SPBU Agar Jakarta Tak Macet

- detikFinance
Jumat, 12 Jul 2013 15:56 WIB
Ini Usul Pengusaha SPBU Agar Jakarta Tak Macet
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Walau harga BBM subsidi sudah dinaikkan, premium jadi Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter. Namun penggunaan kendaran pribadi masih tinggi dan kemacetan tidak berkurang. Pengusaha SPBU punya saran.

"Iya harga BBM sudah naik tapi Jakarta masih macet saja, kemarin 3 jam saya di jalan, macet sekali. Harga BBM-nya dinaikkan lagi, naikkan tarif parkir, jalannya digedein. Itu baru bisa mengurangi kemacetan Jakarta," ujar Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Punomohadi ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (12/7/2013).

Eri mengakui, penurunan konsumsi BBM pasca kenaikan harga BBM subsidi hanya berefek selama seminggu saja. Selanjutnya kembali lagi seperti semula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seminggu penjualan BBM subsidi slow down, ini karena sebelum kenaikkan harga mereka sudah stok full ditangki kendaraannya, sekarang balik lagi, orang masih cinta premium," kata Eri.



(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads