Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2013 di pasar New York naik menjadi US$ 109,04 per barel yang merupakan level tertinggi dalam 16 bulan terakhir. Harga ini di atas harga minyak jenis Brent US$ 108,99 per barel di pasar London.
"Ekonomi AS yang diprediksi akan membaik dari perkiraan membuat harga WTI naik tinggi dan ini juga didorong oleh berkurangnya stok minyak mentah AS dalam beberapa minggu terakhir," ujar analis dari Commerzbank yaitu Carsten Fritsch dikutip dari AFP, Jumat (19/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar komoditas juga terdorong oleh pernyataan Gubernur Bank Sentral AS atau The Fed Ben Bernanke yang mengatakan akan tetap meneruskan kebijakannya untuk membeli surat-surat berharga atau obligasi di negara tersebut.
Departemen Energi AS mengatakan, pasokan minyak di Negari Paman Sam ini turun menjadi 6,9 juta barel pada 12 Juli ini. Penurunan pasokan ini karena konsumsi bensin warga AS meningkat di musim panas, yang banyak digunakan untuk berpergian.
Penurunan pertumbuhan perekonomian China yang merupakan konsumen energi terbesar di dunia tidak mempengaruhi kenaikan harga minyak yang terjadi.
(dnl/hen)











































