Ini Pihak-pihak yang Diduga Terlibat Pencurian Minyak Pertamina

Ini Pihak-pihak yang Diduga Terlibat Pencurian Minyak Pertamina

- detikFinance
Jumat, 02 Agu 2013 16:32 WIB
Ini Pihak-pihak yang Diduga Terlibat Pencurian Minyak Pertamina
Foto: Pipa Minyak (Maikel-detikFinance)
Banyuasin - Aksi pencurian minyak mentah milik Pertamina di pipa Tempino-Plaju, Sumatera bagian Selatan diduga melibatkan banyak pihak. Mulai dari rakyat biasa, penjabat desa, penjabat daerah, hingga aparat keamanan. Ini yang menjadi alasan sulitnya pencurian diatasi.

"Kita semua tahu, dari rakyat sampai penjabat itu yang menjadi pelakunya. Saya nggak mau sebut instansi. Semuanya terorganisir, ada koordinasi. Mulai dari aparat desa mungkin, instansi baju coklat, baju biru, baju hijau, mungkin orang Elnusa, Pertamina," kata Kepala Desa Simpang Bayat bernama Kamari saat berbincang dengan media di rumahnya, Simpang Bayat, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (2/8/2013).

Di antara banyak pihak ini ada koordinasi sehingga aksi pencurian minyak mentah Pertamina berlangsung mulus selama bertahun-tahun ini. "Yang mesti diketahui, tukang bolong pipa itu satu orangnya, tukang pasang selang itu lain lagi, tukang komunikasi untuk mengamankan itu lain, tukang muat ke truk lain, tukang jaringan ini sangat bagus," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kamari mengatakan, semua bukti sudah terkumpul dengan jelas. Seperti berhentinya operasional tempat pengolahan minyak.

"Intinya, dalam minggu ini. Sejak pompa dari Tempino ditutup. Coba lihat tempat masak minyak (pengolahan minyak) di Simpang Bayat. Ada nggak selama ini yang masak minyak. Nggak ada, karena minyak yang diambil itu dari sumur panjang (pipa Pertamina)," ucapnya.

Kemudian distribusi minyak ke luar kota Palembang dan Jambi, menurut Kamari, harusnya diketahui oleh para aparat keamanan.

"Sepanjang jalan Palembang-Jambi semua akan ada pos polisi, kenapa yang ketangkap baru di Lampung atau di laut. Itu kan jadi pertanyaan. Terus mobil yang membawa minyak itu mulai dari Innova, Carry yang didalamnya ada tanki. Itu harusnya kan ditimbang tercatat itu," cetusnya.


(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads