Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menetapkan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini sebagai tersangka dalam kasus suap. Isu ketahanan energi menjadi latar belakang KPK ketika mencokok mantan Wamen ESDM tersebut.
"Dalam menjaga ketahanan energi pada tahun 2011 lalu KPK bersama lembaga negara lain sudah terjun. Potensi kerugian itu mencapai Rp 153,4 triliun dari persoalan migas dari perhitungan lifting," ungkap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto dalam Konferensi Persnya, Rabu (14/8/2013).
Bambang menjelaskan, studi komprehensif sudah dilakukan oleh KPK di industri migas tersebut. Penangkapan Kepala SKK Migas termasuk dalam upaya KPK memberantas korupsi dan mengurangi potensi kerugian negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, Rudi Rubiandini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan. Rudi dibekuk KPK di rumah dinasnya Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan. Rudi diduga menerima suap dari perusahaan migas asing Kernel Oil Pte Ltd. (dru/ang)











































