"Kalau Pak Rudi ini saya harapkan tidak mengganggu kelancaran pekerjaan di SKK Migas karena sistem berjalan. Ini menyangkut Rp 300 triliun uang negara," ujar Menko Perekonomian Hatta usai pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2013)
Hatta tidak mau mengganggap tertangkapnya Rudi merupakan cerminan buruknya birokrasi. Menurutnya, ada yang harus dibedakan antara kasus perorangan dan sistem birokrasi secara keseluruhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita dukung KPK untuk mendukung proses ini karena kita ingin betul-betul iklim investasi kita itu baik. Karena diakui 1 hal hal yang menghambat investasi kita, dari 4 besar itu adalah masalah korupsi. Itu kepastian hukum mereka (investor) ingin," jelas Hatta.
(dnl/dnl)











































