Harga BBM Subsidi Sudah Naik, Impornya Masih Tetap Tinggi

Harga BBM Subsidi Sudah Naik, Impornya Masih Tetap Tinggi

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 02 Sep 2013 14:44 WIB
Harga BBM Subsidi Sudah Naik, Impornya Masih Tetap Tinggi
Jakarta - Keputusan pemerintah untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsisi ditargetkan dapat mengurangi impor. Namun, hasil dari kebijakan yang diambil saat akhir Juni 2013 hingga sekarang, pengurangan impor belum terlihat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor hasil minyak (BBM) pada bulan Juli 2013 adalah sebesar US$ 2,73 miliar atau naik US$ 544,3 juta (24,83%).

Kepala BPS Suryamin mengatakan kebutuhan BBM pada bulan Juli masih meningkat dibanding bulan sebelumnya. Ini karena adanya kondisi arus mudik saat jelang lebaran Idul Fitri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang pada bulan Juli masih puasa, jadi kebutuhan masih banyak untuk arus mudik dan balik. Kami prediksi Agustus tidak akan turun drastis, karena masih ada arus mudik dan arus balik sehingga kebutuhan banyak," ungkap Suryamin di Gedung BPS, Jakarta, Senin (2/9/2013)

Menurutnya, penurunan impor akan terjadi ketika bulan September dan Oktober, di mana tidak ada aktifitas yang rentan akan peningkatan konsumsi BBM.

"Penurunan itu September dan Oktober. Karena tujuan pemerintah menaikan kan untuk mengurangi impor," ujarnya.

(mkj/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads