Impor BBM Tinggi, Jero Akui Program BBG Tak Berjalan Baik

Impor BBM Tinggi, Jero Akui Program BBG Tak Berjalan Baik

- detikFinance
Senin, 02 Sep 2013 15:39 WIB
Impor BBM Tinggi, Jero Akui Program BBG Tak Berjalan Baik
Foto: Jero Wacik (dok.detikFinance)
Jakarta - Pemerintah mengakui program konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) sampai saat ini belum berjalan baik. Kementerian ESDM mengaku akan melakukan gerakan masif akan program ini berjalan, dan impor BBM bisa ditekan.

"Gerakan ini (Konversi BBM ke BBG -red) tidak berjalan baik," ucap Menteri ESDM Jero Wacik di acara penyerahan 500 converter kit untuk kendaraan operasional TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (2/9/2013).

Jero mengatakan, dirinya berterima kasih karena TNI mau membantu program konversi ini, dengan melakukan gerakan pemakaian BBG pada seluruh kendaraan operasionalnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sambut gembira, TNI mau melakukan dulu, terima kasih TNI, beginilah cara kita bekerja, kalau TNI sudah bergerak yang lain pasti ikut juga," ujar Jero.

Pemasangan 500 unit converter kit untuk kendaraan operasional TNI ini, ujar Jero, merupakan sejarah.

"Ini salah satu catatan sejarah, yang sebelumnya hanya diomongkan saja, di tengah impor BBM yang besar kita terus begitu-begitu saja, harus ada gerakan bersama-sama, kurangi penggunaan BBM baik premium maupun solar," ungkap Jero.

Namun yang pasti, kata Jero, Indonesia harus berpindah ke energi lain selain energi minyak.

"Kita harus pindah dari BBM ke energi lain, kita punya banyak energi lain, mulai dari panas bumi atau geothermal, air, gas, angin, matahari dan banyak lagi yang jauh lebih murah," cetus Jero.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads