Pembangkit Listrik Tenaga Air PLN Berhenti Beroperasi Gara-gara Kemarau

Pembangkit Listrik Tenaga Air PLN Berhenti Beroperasi Gara-gara Kemarau

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 09 Sep 2013 14:11 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Air PLN Berhenti Beroperasi Gara-gara Kemarau
Jakarta -

Memasuki musim kemarau beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PLN berhenti beroperasi. Pasalnya, debit air tidak mencukupi untuk menunjang operasional.

"Saat ini masuk musim kemarau, beberapa PLTA tidak bisa dioperasikan dengan maksimal karena debit air yang tidak cukup," ucap Manajer Senior Kominikasi PT PLN, Bambang Dwiyanto dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Senin (9/9/2013).

Dikatakan Bambang, kondisi ini adalah tipikal dasar dari sebuah PLTA, di mana biaya operasi PLTA murah namun operasionalnya sangat tergantung variasi musim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai contoh sistem Sumbagteng yang meliputi Sumbar dan Riau sangat mengandalkan PLTA. Di sistem ini setidaknya ada 4 PLTA yaitu Singkarak, Kotopanjang, Batang Agam dan Maninjau. Kondisi existing di sistem ini atau 4 PLTA tersebut tidak bisa beroperasi maksimal," ujar Bambang.

Kondisi ini kata Bambang tentunya menambah parah kondisi pasokan listrik untuk wilayah Sumatera Barat, Utara dan Riau.

(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads