PLTA Berhenti Operasi Gara-gara Kemarau, Pasokan Listrik Sumatera Makin Parah

PLTA Berhenti Operasi Gara-gara Kemarau, Pasokan Listrik Sumatera Makin Parah

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 09 Sep 2013 14:25 WIB
PLTA Berhenti Operasi Gara-gara Kemarau, Pasokan Listrik Sumatera Makin Parah
Jakarta - Memasuki musim kemarau beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PLN berhenti beroperasi. Hal ini membuat pasokan listrik wilayah Sumatera makin parah.

Menurut Manajer Senior Komunikasi PT PLN, Bambang Dwiyanto, setidaknya ada 4 PLTA yang operasionalnya terganggu yaitu PLTU Singkarak, Kotopanjang, Batang Agam dan Maninjau. Kondisi ini menambah parah kondisi pasokan listrik untuk wilayah Sumatera Barat, Utara dan Riau.

"Apalagi saat ini PLTU Ombilin sedang mengalami kerusakan dan diprediksi awal Oktober ini selesai perbaikan. Sebenarnya untuk mengantisipasi kondisi ini PLN sebenarnya sudah mempersiapkan tambahan pasokan di sistem Sumbagteng (Sumatera bagian tengah) dengan membangun PLTU Teluk Sirih, namun lagi-lagi proyek FTP I ini juga terlambat penyelesaiannya," ungkap Bambang dalam pesan singkat kepada detikFinance, Senin (9/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu kata Bambang di Sistem Kelistrikan Sumbagut, sedang ada kerusakan di PLTU Labuhan Angin dan PLTG Belawan. Tambahan pasokan yang disiapkan PLN dengan membangun PLTU Pangkalan Susu juga terlambat penyelesaiannya.

"PLN terus melakukan pemeliharaan pembangkit, jaringan, gardu induk, gardu distribusi tentu itu dilakukan PLN secara rutin sesuai jadwal dan standar alat-alat tersebut," tandasnya.

(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads