Aksi pencurian minyak ini sudah membuat Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan kesal, dan meminta pihak TNI membantu mengamankan minyak tersebut.
"Pencurian minyak di Tempino-Plaju dengan cara mentapping (melubangi) pipa minyak sudah terjadi beberapa tahun. Ibu Karen (Dirut pertamina) juga sudah teriak namun nggak selesai," ucap Moeldoko usai bertemu Menteri ESDM Jero Wacik, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (10/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya, kalau ada prajurit nakal di TNI now way, kalau ada kita akan habisi," tegas Moeldoko.
Pihak TNI, ujar Moeldoko, berkomitmen untuk menjaga obyek-obyek vital di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) yang dimiliki negara.
"Kita punya angkatan laut dan angkatan darat, kita identifikasi kita komunikasikan dengan ESDM dan Pertamina terkait daerah mana saja yang perlu mendapatkan perhatian," ujar Moeldoko.
(/)










































