Ganjar Sempat Kebakaran Jenggot Soal Pembangkit Listrik Terbesar ASEAN Rp 40 T

Ganjar Sempat Kebakaran Jenggot Soal Pembangkit Listrik Terbesar ASEAN Rp 40 T

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 12 Sep 2013 15:57 WIB
Ganjar Sempat Kebakaran Jenggot Soal Pembangkit Listrik Terbesar ASEAN Rp 40 T
Foto: Ganjar Pranowo (dok.detikFinance)
Jakarta - Proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Batang di Jawa Tengah dengan nilai US$ 4 miliar atau sekitar Rp 40 triliun belum juga dimulai karena terganjal pembebasan lahan. Gubernur Jateng baru Ganjar Pranowo mengaku sempat kebakaran jenggot.

Ganjar mengatakan, proyek pembangkit listrik yang sudah lama direncanakan ini terganjal pembebasan lahan, karena tidak ada negosiasi antara pemerintah pusat dan investor dengan masyarakat sekitar.

"Mestinya pemerintah pusat waktu MP3EI diomongin sama bawah. Bawah kan kelabakan, saya sebelum dilantik dua hari sebelumnya diteken, kaget juga saya. Maka kemarin saya agak kebakaran jenggot, saya jadi pemadam kebakaran untuk mengumpulkan mereka agar negoisasi. Mereka harus mau duduk rembukan kembali. Kalau itu ngga ada ya ngga akan terjadi," jelasnya saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lahan belum sepakat saja, ada harga, ada yang tidak mau, ada yang tidak mengerti bahwa akan seperti itu. Maka kalau amdal sudah tinggal dijalankan," ungkapnya saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/9/2013)

Ganjar menyatakan, telah membentuk satuan tugas dengan level provinsi untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Saya minta per dua hari dilaporkan hari ini satgas saya ke Batang untuk mengecek perkembangannya dan janji-janji dari pengusaha harus ditepati. Kalau cuma janji gombal itu ngga akan terjadi nanti, kasihan rakyatnya," katanya.

(mkj/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads