Bos Pertamina: Impor BBM Turun di Bawah US$ 100 Juta/Hari

Bos Pertamina: Impor BBM Turun di Bawah US$ 100 Juta/Hari

- detikFinance
Kamis, 19 Sep 2013 17:31 WIB
Bos Pertamina: Impor BBM Turun di Bawah US$ 100 Juta/Hari
Foto: Dirut Pertamina (dok.detikFinance)
Jakarta - Rencana pemerintah menekan impor BBM di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai terjadi. Impor BBM turun dari sebelumnya US$ 150 ribu/hari menjadi US$ 100 ribu/hari.

"Kebutuhan dolar Pertamina sekarang di bawah US$ 100 juta per hari. Sebelumnya kebutuhan dolar Pertamina mencapai US$ 150 juta per hari," ujar Direktur Utama PT Pertamina (persero) Karen Agustiawan ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Dikatakan Karen, sebelumnya Pertamina membutuhkan dolar terutama untuk impor mencapai US$ 150 juta per hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurunnya kebutuhan dolar Pertamina ini, kata Karen, salah satunya karena adanya mandatori (kewajiba) campuran bahan bakar nabati (BBN) sebesar 10% ke dalam solar.

"Ini juga karenakan sejak 1 September 2013 Pertamina menjalankan mandatori mencampur 10% biofuel ke 70% solar, ini tentunya mengurangi impor BBM," kata Karen.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads