Beli BBM Subsidi Bakal Dilarang Pakai Utang Tunai, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU

Beli BBM Subsidi Bakal Dilarang Pakai Utang Tunai, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 26 Sep 2013 12:20 WIB
Beli BBM Subsidi Bakal Dilarang Pakai Utang Tunai, Ini Tanggapan Pengusaha SPBU
Jakarta -

Pemerintah akan segera memberlakukan sistem baru pembelian BBM subsidi yakni wajib non tunai atau wajib dengan 'Kartu Fasilitas BBM subsidi', ini tanggapan pengusaha SPBU.

"Kalau itu keputusan pemerintah, pasti tujuannya baik, kami pengusaha SPBU ikut mendukung," ujar Ketua DPD Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DKI, Tangerang dan Jawa Barat Ismeth dihubungi detikFinance, Kamis (26/9/2013).

Ismeth mengatakan tetapi sistem tersebut lebih baik diuji coba terlebih dahulu di pulau kecil seperti di Bali, kemudian dinilai apakah sistem itu bisa diterapkan secara nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kami menyarankan ada baiknya sistem ini diuji coba dulu di pulau kecil seperti Bali, dievaluasi lancar apa tidak sistem ini, bisa atau tidak diterapkan secara nasional," katanya.

Ditambahkannya, apalagi dengan sistem wajib non tunai ini, akan menyebabkan beberapa perubahan prilaku baik konsumen maupun sistem di SPBU.

"Tapi harus digarisbawahi sistem ini akan menyebabkan adanya perubahan prilaku, biasanya orang beli pakai uang tunai sekarang tidak lagi, biasanya pergantian petugas SPBU ada pencocokan data penjualan dan uang nanti kita mungkin harus berkoordinasi lagi dengan pihak bank," katanya.

Ismeth belum bisa memperkirakan apakah sistem non tunai ini akan menyebabkan antrean panjang di SPBU.

"Belum bisa dilihat apakah sistem ini nantinya akan menyebabkan antrean lebih panjang di SPBU apa tidak, pemerintah harus jelaskan petunjuk teknisnya. Tapi kalau caranya hampir sama dengan pembelian BBM menggunakan kartu debit atau kartu kredit, cara itu lebih memakan waktu," kata Ismeth.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads