PT Pertamina (Persero) juga tidak mau ketinggalan mempersiapkan berbagai hal untuk agenda Internasional tersebut. Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan khusus bahasa Inggris untuk para pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Kita sudah melakukan training khusus bahasa Inggris untuk pegawai SPBU," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir kepada detikfinance, Senin (30/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan mobil-mobilnya pasti bagus. Kita ingin mereka semua pakai Pertamax," sebutnya
Ia menambahkan, 50 SPBU akan disiagakan untuk buka selama 24 jam. Sehingga dipastikan pengguna kendaraan tidak terlalu sulit mendapatkan bbm.
"SPBU, kita juga siagakan 50 titik SPBU untuk buka selama 24 jam, 17 SPBU jalur utama dan 33 SPBU di jalur pendukung," jelas Ali.
Sementara dari kesiapan stok BBM, Ali memastikan dalam kategori aman. BBM yang tersedia dapat menampung konsumsi masyarakat yang diperkirakan akan sedikit melonjak dibanding waktu normal.
"Kita kalau stok premium 7 hari dan solar 10 hari. Jadi tanki timbun di situ jadi dipenuhinya maksimal. Kemudian Pertamax jauh di atas normal. Kan kita punya beberapa sumber. Dari terminal manggis dan sanggahan. Jadi kita susah dari situ sudah siapkan stok," papar Ali.
Seperti layaknya arus mudik saat kondisi lebaran beberapa waktu lalu, Pertamina siap dengan satuan tugas (satgas). Di mana akan mengawal dan memantau ketersediaan BBM hingga acara selesai.
"Kita siapkan satgas untuk memantau APEC," pungkasnya.
(mkl/ang)











































