Presiden China Datang, Bagaimana Nasib Harga Jual Gas RI yang Kemurahan?

Presiden China Datang, Bagaimana Nasib Harga Jual Gas RI yang Kemurahan?

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 03 Okt 2013 16:35 WIB
Presiden China Datang, Bagaimana Nasib Harga Jual Gas RI yang Kemurahan?
Jakarta - Dalam 2 hari ini, Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan ke Indonesia. Sejalan dengan kunjungan ini, sejumlah kerjasama bisnis dilakukan. Apakah ada pembahasan soal harga jual gas ke China yang murah?

Seperti diketahui, Indonesia saat ini mengekspor gas ke Fujian, China dengan harga murah, hanya US$ 3,45 per mmbtu, sementara harga ekspor gas Indonesia ke pihak lain adalah US$ 18 per mmbtu.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, negosiasi harga gas Fujian baru akan dimulai pada awal 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Negosiasi dimulai di awal 2014, kita akan mulai start negosiasinya," ujar Hatta ditemui usai pertemuan Indonesia-China Business Lucheon di Hotel Sangri-La, Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Hatta menambahkan, pembicaraan negosiasi kontrak gas Fujian saat ini sudah dibicarakan di leveltingkat menteri.

"Negosiasi itu sudah ada pembicaraan antara menteri, karena pembicaraan antar presiden sudah dulu waktu Presiden China Hu Jiantao," ujarnya.

Bahkan Hatta memastikan, negosiasi harga gas nantinya tidak akan menghasilkan kenaikan harga berlaku surut seperti yang diinginkan oleh SKK Migas selama ini.

"Ya nggaklah, tidak ada berlaku surut," tutupnya.

Harga jual gas Indonesia ke China bahkan lebih murah, dibandingkan harga jual gas di dalam negeri sendiri sudah mencapai US$ 10 per mmbtu.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads