"Saya tidak terlalu optimistis dengan Bright Gas, karena tidak bisa melawan pasar. Ya mau bagaimana lagi elpiji 12 kilogram Rp 72.000 per tabung, lawan harga Bright Gas 12 kilogram Rp 125.000 per kilo," ucap Vice President LPG & Product Gas Pertamina Gigih Wahyu Hari Irianto dalam pesan singkatnya, Senin (7/10/2013).
Gigih mengatakan, akibat disparitas harga yang terlalu lebar membuat penjualan Bright Gas tidak terlalu signifikan, bahkan tidak sesuai harapan. "Bright ini kan Mei lalu kita luncurkan, targetnya sampai akhir tahun terjual 500.000 tabung, tapi sampai sekarang 10% pun belum terjual," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditargetkan, sebanyak 500.000 unit tabung elpiji Bright Gas 12 kg digunakan masyarakat pada 2013. Tahap awal, elpiji Bright Gas akan dijual di 13 kota. Untuk memperoleh informasi elpiji Bright Gas 12 kg, masyarakat bisa menghubungi contact center Pertamina 500000.
(rrd/dnl)











































