Total E&P Indonesie memesan 3 unit platform (anjungan minyak) dari perusahaan lokal PT Gunanusa Fabricator seharga US$ 316 juta. Namun untuk mengirim 1 unit platform yang beratnya 1.400 ton, dibutuhkan US$ 300 ribu atau sekitar Rp 3 miliar per hari.
Lokasi pabrik PT Gunanusa berada di Cilegon, Serang, Banten, untuk mengirim platform yang beratnya 1.400 ton tersebut ke Blok Mahakam yang di Kalimantan Timur, akan butuh waktu 4-5 hari.
"Untuk biaya angkut satu unit platform ini mencapai US$ 300.000 per hari atau Rp 3 miliar per hari," ungkap Project Manager Sisi Nubi 2B-Peciko 7B Total E&P Indonesie Jarot Wahyudianto ditemui di lokasi pembuatan platform di Cilegon, Serang-Banten, Jumat (11/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biaya tersebut merupakan salah satu dari biaya keseluruhan proyek pengembangan Sisi Nubi fase 2 dan Peciko 7 B yang dianggarkan Total E&P Indonesie untuk mengembangkan Blok Mahakam sebesar US$ 2 miliar.
"Proyek ini ditargetkan akan sudah menghasilkan minyak dan gas bumi pada kuartal II-2014," tutup Jarot.
(rrd/dnl)











































