"Krisis listrik Sumatera akhir November selesai," ucap Menteri BUMN Dahlan Iskan usai rapim di Kantor Pusat Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (17/10/2013).
Dahlan mengakui, karena adanya perbaikan pembangkit, aliran listrik di Pekanbaru, Sumatera Barat, hingga Sumatera Utara terganggu. Namun karena perbaikan hampir selesai, serta adanya pengoperasian pembangkit baru dan genset, krisis listrik bisa tertangani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Direktur Utama PLN ini menyatakan, krisis listrik di Sumatera sudah bisa ditangani PLN. Sebagai mantan Dirut PLN, Dahlan mengetahui skema penanganan krisis listrik, sehingga ia tidak terlalu panik ketika terjadi pemadaman bergilir atau byar pet.
Krisis listrik ke depan bisa saja terjadi lagi kalau tidak ada pembangunan pembangkit baru. "Kalau listrik itu beda, sekarang cukup tapi 6 bulan lagi belum tentu cukup. Apalagi Medan pertumbuhan ekonominya luar biasa sehingga kita membutuhkan pembangunan pembangkit baru," sebutnya.
Pada kesempatan itu, ia membantah genset-genset yang didatangkan PLN untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera berasal dari China. "Di media disebut didatangkan dari China. Genset itu dari GE/General Electric (Amerika), Jerman, Swedia, Inggris," tegasnya.
(feb/dnl)











































