Dana sebnayak itu akan digunakan untuk pembangunan dan konstruksi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau. Proyek yang diperkirakan selesai dibangun pada bulan Desember 2014 akan mampu menghasilkan pasokan listrik sebesar 2X35 MW bagi masyarakat dan industri di pulau Batam dan sekitarnya.
“Dengan kebutuhan listrik yang terus meningkat rata-rata 9,3% per tahun dan sejalan dengan usaha peningkatan rasio elektrifikasi di Indonesia yang ditargetkan meningkat 90,9% di tahun 2019, pembiayaan pembangunan PLTG ini sedikit banyak turut memberikan kontribusi bagi tambahan pasokan listrik Indonesia, khususnya di pulau Batam dan sekitarnya,” kata Direktur Pembiayaan & Investasi SMI, Nasrizal Nazir, dalam siaran pers, Sabtu (19/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































