Ini Dia 3 SPBU yang Jadi Uji Coba Sistem Beli BBM Subsidi Pakai Non Tunai

Ini Dia 3 SPBU yang Jadi Uji Coba Sistem Beli BBM Subsidi Pakai Non Tunai

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 23 Okt 2013 16:14 WIB
Ini Dia 3 SPBU yang Jadi Uji Coba Sistem Beli BBM Subsidi Pakai Non Tunai
Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan melakukan uji coba sistem pembelian BBM subsidi dengan cara non tunai di 3 SPBU di Jakarta dan Kota Tangerang. Rencananya mulai diterapkan pada pekan ini namun belum ditentukan tanggalnya.

"Ada 3 SPBU yang minggu ini kami terapkan uji coba sistem wajib beli BBM subsidi dengan cara non tunai atau wajib menggunakan kartu perbankan," ujar Sekretaris BPH Migas Djoko Siswanto usai rapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (23/10/2013).

Djoko mengungkapkan ke tiga SPBU tersebut yakni SPBU Coco (milik Pertamina) Jl Sultan Iskandar Muda Kebayoran Lama (Pondok Indah), SPBU di Jl Fatmawati Jakarta Selatan dan satu lagi di SPBU Kota Tangerang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di tiga SPBU tersebut tidak boleh lagi membeli BBM subsidi menggunakan uang tunai," ujarnya.

Sehingga masyarakat yang ingin membeli BBM subsidi diwajibkan menggunakan kartu non tunai yang dikeluarkan oleh perbankan yang bisa digunakan untuk transaksi non tunai.

"Kartunya ya pakai kartu yang ada saat ini seperti kartu ATM, kartu kredit atau kartu e-money seperti e-toll card atau kartu Flazz," jelas Djoko.

Sementara itu, Vice President Fuel Marketing PT Pertamina (Persero) Iskandar mengatakan 3 SPBU tersebut sebelumnya memang tidak menjual BBM subsidi, khusus adanya uji coba ini maka akan menjual BBM subsidi.

"Sebagai uji coba 3 SPBU tersebut akan kami isi BBM subsidi, namun pembelian BBM subsidinya wajib pakai kartu non tunai," katanya.

Iskandar menjelaskan ketiga SPBU itu tepatnya di SPBU Pondok Indah, SPBU jalan Fatmawati No 5 Gandaria dan SPBU Jl Harsono-Modernland, Tangerang.

"Kapan akan diberlakukan kita tunggu instruksi dari pemerintah kapan siapnya, karena kami (Pertamina) menyediakan tempat saja, spanduk serta sosialisasinya dilakukan oleh Pemerintah," tutupnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads