Plt Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan anggaran tersebut memang sengaja disimpan. Tahun depan akan diberikan bertahap kepada PLN, jika memang dibutuhkan.
"Jadi ini dicadangkan, supaya disalurkannya bertahap, jadi nanti akan diberikan pas waktu dibutuhkan," ungkapnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (25/10/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah akan terus memantau kinerja perusahaan pelat merah tersebut. Terutama dalam langkah efisiensi yang harus dilakukan.
"Ya untuk margin, jadi nanti kan diberi 7%, tapi 5%-nya masih dicadangkan dulu, melihat pelaksanaannya. Sementara membayarnya menggunakan basis 2%. Tapi nanti waktu dibutuhkan 5% itu digunakan kembali," paparnya.
(mkl/ang)











































