Pertamina dan PetroChina Temukan Kandungan Minyak dan Gas di Tuban

Pertamina dan PetroChina Temukan Kandungan Minyak dan Gas di Tuban

Dion Fajar - detikFinance
Minggu, 03 Nov 2013 14:43 WIB
Pertamina dan PetroChina Temukan Kandungan Minyak dan Gas di Tuban
ilustrasi
Tuban - Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) menemukan kandungan Minyak dan Gas (Migas) potensial di Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Pengeboran yang telah memasuki uji produksi tersebut mendeteksi adanya rate gas dengan choke 32/64" sebesar 6.6 MMscfd dan kondensat 216 barel per hari (bph). Untuk itu JOB PPEJ mengharap dukungan masyarakat sekitar yang sempat melakukan protes agar bisa menuntaskan pengeboran.

Perusahaan patungan pemerintah dan swasta itu berharap bisa menuntaskan uji produksi sumur eksplorasi Sumber -1A yang membutuhkan waktu 3 hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kegiatan lanjutan uji produksi itu dibutuhkan menghitung besarnya cadangan minyak dan gas secara lebih rinci. Kami berharap warga bisa memahami dan mendukung,” kata General Manager JOB PPEJ, Eddy Frits Dominggus dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/11/2013)

Dijelaskan Eddy, sumur eksplorasi Sumber-1A yang dibor oleh JOB PPEJ itu telah berhasil menemukan cadangan hidrokarbon yang potensial. Bahkan dari test DST-3 diketahui sumur eksplorasi Sumber-A1 memiliki rate gas dengan choke 32/64" sebesar 6.6 MMscfd dan kondensat 216 barel per hari (bph).

“Dengan penemuan tersebut, berarti JOB-Pertamina Petrochina East Java berhasil menambah cadangan hidrokarbon nasional. Untuk menghitung besarnya cadangan tersebut masih diperlukan uji produksi dalam jangka waktu 3 hari kedepan,” teranya,

Setelah DST-3 selesei, JOB akan melakukan DST-4 selama kurang lebih 1 minggu pada interval lapisan diatasnya, dimana dari data lapisan ini lebih berpotensi dibandingkan DST-3. Karena itu, JOB PPEJ berharap bisa mendapatkan dukungan penuh dari warga sekitar seperti yang selama ini terjadi.

“Ini penting untuk bisa menambah cadangan energi nasional dan pada saatnya nanti akan menambah produksi minyak dan gas yang sangat dibutuhkan untuk menunjang perekonomian nasional,” jelasnya.

Terkait dengan keluhan warga terhadap kerusakan rumah yang diduga akibat getaran aktivitas uji produksi, JOB PPEJ akan bertanggungjawab jika kerusakan itu memang benar diakibatkan uji produksi sumur Sumber-1A.

“Pemda Tuban dan JOB-Pertamina Petrochina East Java akan melakukan investigasi untuk memastikan apakah benar kerusakan rumah yang dikeluhkan warga akibat getaran kegiatan uji produksi di sumur eksplorasi Sumber-1A.” tegasnya,

Investigasi tidak dimaksudkan untuk mempersulit proses ganti rugi, namun untuk memastikan semua pengeluaran dalam proses produksi migas di JOB PPEJ bisa dipertanggjawabkan karena menyangkut dana cost recovery.

(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads