Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji usai acara sidang anggota dewan energi nasional di Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (8/11/2013).
"Kita tunggu pemerintahlah. Selama ini kan kita dapat 45 MW dari Inalum sejak beroperasi dulu. Kapasitasnya 600 MW, sisanya untuk smelter," ucap Nur Pamudji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inalum itu disebutnya Asahan 2. PLTA-nya tangga dan sigura-gura. Kan ada lagi Asahan 1 sudah beroperasi sudah 3 tahun beroperasi. Ada lagi Asahan 3 yang lagi dibangun PLN yang izinnya nggak keluar-keluar dari tahun 2004 dan baru keluar 2012," sebutnya.
Untuk proses pembangunan pembangkit Asahan 3, pihaknya masih menunggu perizinan dari Kementerian Kehutanan. "Begitu keluar tinggal buat kontrak untuk membangun. Tinggal nunggu itu. Katanya mau keluar," sebutnya.
(hen/dnl)











































