Menteri BUMN Dahlan Iskan menjelaskan, impor listrik ini tidak dilakukan selamanya. Karena PT PLN (Persero) sedang membangun pembangkit listrik di perbatasan.
"PLTA di sana berlebih (Malaysia). Tinggal dipasang kabel dan mengirim ke sini (Wilayah Indonesia di Kalimantan) sambil kita membangun pembangkit. Itu lebih cepat (membeli)," ucap Dahlan di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (12/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bikin pembangkit listrik. Kita beli dari Malaysia, kita jual ke Malaysia. Hidup rukun lah. Kita jual lebih besar. Itu dari Riau. Pembangunan dilakukan setelah perundingan sales," jelasnya.
Indonesia juga bakal menjual listrik untuk Papua Nugini. Penjualan ini dilakukan karena adanya kelebihan pasokan dari wilayah Papua (Indonesia).
(hen/dnl)











































