Saat musim hujan, hawa dingin berpengaruh mengurangi hilangnya listrik yang melewati jaringan PLN, karena kabel mengendur saat musim kemarau. Hal senada juga terjadi pada trafo.
"PLN itu kalau musim hujan senang karena suhu udara turun. PLN itu peka panas. Kalau kemarau itu kawat mengendur rawan gangguan. Kalau musim panas listrik berkurang 20%. Kalau musim hujan trafo nggak gampang rusak," ucap Dahlan usai rapim BUMN di kantor pusat PT ASEI di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (14/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahlan mengakui pada musim penghujan, dulu PLN bakal menghadapi pemadaman listrik karena gangguan petir dan trafo yang korslet. Namun saat menjadi Dirut PLN, kondisi itu ia selesaikan.
"Waktu Dirut PLN soal petir daerah Depok dan sekitarnya. Petir terbanyak di dunia di Depok. Dulu kalau petir sering terganggu. Penangkal petir itu bikinan Eropa. Kan nggak sama dengan sini, kemudian saya tanya ahli petir namanya Profesor Zoro. Kita minta Profesor dari ITB jadi konsultan perpetiran," jelasnya.
(hen/dnl)











































