INTI: Pemasangan Alat Pemantau BBM Subsidi Tidak Dipungut Biaya

INTI: Pemasangan Alat Pemantau BBM Subsidi Tidak Dipungut Biaya

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 26 Nov 2013 08:24 WIB
INTI: Pemasangan Alat Pemantau BBM Subsidi Tidak Dipungut Biaya
Jakarta - PT INTI (Persero) selaku pihak yang melakukan pemasangan RFID (Radio Frequency Identification) pada kendaraan bermotor berdasarkan program sistem monitoring dan pengendalian (SMP) yang dilakukan PT Pertamina (Persero) dalam distribusi BBM menegaskan jika pemasangan RFID gratis.

"Bahwa pemasangan RFID adalah gratis untuk seluruh kendaraan di Indonesia," tegas Humas INTI, Andy Nugroho kepada detikFinance, Selasa (26/11/2013).

Andy mengungkapkan pihaknya tidak mengenakan biaya sepeser pun atas layanan pemasangan RFID tersebut. Masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor khususnya untuk saat ini di sekitar daerah DKI Jakarta, dapat datang ke beberapa SPBU yang telah didirikan posko pemasangan RFID. Masyarakat hanya mendaftar dengan menunjukkan STNK kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya dalam waktu sekitar 5 menit petugas telah selesai memasang RFID Tag pada mulut tangki BBM kendaraan. Nantinya ketika sistem SMP ini diberlakukan, setiap nozel BBM yang terpasang di SPBU akan membaca dan mendata secara real-time berapa pembelian BBM subsdi yang keluar dari nozel, berapa konsumsi BBM kendaraan tersebut dan data langsung terkirim dalam satu sistem SMP tersebut.

"Tidak ada pungutan biaya apapun untuk pemasangan RFID. Jadi tegas dari kami INTI pemasangan RFID seluruh kendaraan di Indonesia adalah gratis," ungkapnya.

Seperti diketahui PT INTI akan melakukan pemasangan RFID di 100 juta unit kendaraan dan 92.000 nozel di SPBU. Pertamina menargetkan pemasangan RFID ini akan selesai seluruhnya pada pertengahan 2014. Saat ini pemasangan masih dikhususnya di daerah DKI Jakarta terlebih dahulu.

Jika nantinya setelah DKI Jakarta dinyatakan sudah siap dan sosialisasi pun sudah dilakukan dan selesai, maka untuk beli BBM subsidi di DKI Jakarta wajib ada RFID, jika kendaraan tidak memiliki RFID maka tidak bisa mengisi BBM subsidi dan hanya dipersilahkan mengisi BBM non subsidi.

(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads