Takut Tak Bisa Isi Premium, Ini Mobil Kinclong yang Antre RFID

Takut Tak Bisa Isi Premium, Ini Mobil Kinclong yang Antre RFID

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 29 Nov 2013 13:55 WIB
Takut Tak Bisa Isi Premium, Ini Mobil Kinclong yang Antre RFID
Foto: Alat RFID (dok.detikFinance)
Jakarta - Dalam beberapa hari ini sejumlah pemilik mobil menyerbu beberapa SPBU di Jakarta untuk memasang alat monitor dan pengendalian BBM atau Radio Frequency Identification (RFID). Para pemilik mobil termakan isu pemasangan RFID pada kendaraan dengan harus bayar Rp 200.000 mulai Desember 2013.

Selain itu, rencananya nanti akan dibuat aturan, bila tidak menggunakan RFID ini maka kendaraan tidak bisa mengisi BBM subsidi di SPBU.

Pagi ini di SPBU daerah Kuningan, Jakarta Selatan, puluhan pemilik mobil antre untuk memasang RFID ini di kendaraannya. Antrean cukup panjang dan sempat membuat jalan macet. Pemasangan RFID di SPBU ini gratis. Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Cikini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya dengan alat ini, pengisian BBM subsidi di SPBU dengan otomatis akan dibatasi setiap kendaraan. Namun bila kendaraan anda tidak dipasang alat ini, maka tidak akan bisa mengisi BBM subsidi.

Sampai sekarang belum ada kepastian kapan sistem ini akan mulai berlaku. Untuk tahap awal, sistem ini akan berlaku di DKI Jakarta terlebih dulu. Pemerintah pernah mengatakan, 60% dari anggaran subsidi BBM tidak tepat sasaran dan dinikmati orang tak berhak.

Sejumlah mobil yang masih kinclong dan baru ikut antre memasang alat ini di SPBU. Berikut penampakannya dari pantauan detikFinance, Jumat (29/11/2013):

1. Mobil Murah Keluaran Terbaru

Ada mobil murah atau yang sekarang disebut low cost green car (LCGC), yang ikut mengantre pemasangan RFID di SPBU Kuningan. Padahal spesifikasi mobil ini adalah menggunakan BBM non subsidi sekelas pertamax. Namun bukan rahasia lagi, banyaknya mobil LCGC yang menggunakan bensin premium.

"Saya seminggu lalu sudah pasang RFID di mobil saya, minggu lalu nyaman enggak antre sama sekali, sekarang saya harus daftar dulu dari kemarin baru ini dapat RFID untuk mobil saya yang lain," kata Edy Purnomo, warga Bekasi pemilik Toyota Agya ditemui detikFinance di SPBU Kuningan, Jumat (29/11/2013).

Tidak sedikit masyarakat yang antre berebut beradu mulut, karena berebut nomor antrean dan berebut lebih duluan mobilnya dipasang.

2. Toyota Kijang

Terlihat di gambar, Toyota Kijang Innova mengantre memasang RFID. Pemilik mobil khawatir bila tidak memasang alat ini, maka tidak bisa mengisi BBM subsidi.

Selain Kijang, ada juga mobil jenis Avanza atau Xenia yang mengantre untuk pemasangan RFID di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan tersebut.

3. Honda CRV

Mobil Honda CRV keluaran terbaru ini terlihat memasang alat RFID di SPBU Cikini, Jakarta Pusat. Pemilik CRV yang enggan menyebut namanya itu datang SPBU Cikini 2 kali dengan mengendarai mobil CR-V warna cokelat dan hitam.

Awalnya ia datang dengan mobilnya Toyota CR-V warna cokelat. Ia ikut mengantre pemasangan ring RFID. Setelah mobil pertamanya tersebut dipasang, ia meninggalkan SPBU. Sekitar 15 menit kemudian pria berumur sekitar 35 tahun tersebut kembali lagi dengan mengendarai mobil berbeda dengan merek sama. Kali ini yang ia kendarai adalah mobil Toyota CR-V warna hitam keluaran tahun ini.

Pria tersebut mengaku mendaftarkan kedua mobilnya ini agar masih bisa menikmati BBM subsidi. Ia telah tiba di SPBU Cikini sejak pukul 07.00 WIB.
Halaman 2 dari 4
(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads