PT Pertamina (Persero) menggandeng PT INTI untuk memasang RFID untuk 100 juta kendaraan se-Indonesia dalam rangka pengendalian BBM subsidi. Pertamina akan menganti biaya pemasangan alat tersebut ke pihak PT INTI berdasarkan per liter BBM subsidi yang dikonsumsi dalam setiap kendaraan yang memakai RFID.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Ali Mundakir mengatakan Pertamina membayar biaya pemasang RFID kepada PT INTI Rp 18 per liter (delapan belas rupiah per liter) dari BBM subsidi yang disalurkan melalui sistem RFID.
"Jadi berdasarkan BBM subsidi yang tersalur melalui sistem RFID selama 5 tahun," kata Ali ditemui di Kantor Pertamina Pusat, Jumat (29/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui INTI akan melakukan pemasangan RFID di 100 juta unit kendaraan pribadi maupun umum di Indonesia. Targetnya pada pertengahan tahun 2014 sistem ini bisa diberlakukan.
(rrd/hen)











































