Salah satu petugas pemasang RFID dari PT INTI (Persero) di SPBU Cikini, Tata Sukarta, menegaskan isu itu tidak benar. Malah menurutnya pemasangan RFID tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.
"Ada info kalau pemasangan RFID ada uang Rp 200.000 itu bohong!" tegas Tata kepada detikFinance di SPBU Cikini, Jakarta, Senin (2/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari pihak Pertamina dan INTI tidak memungut biaya," lanjutnya lagi.
Salah seorang petugas pemasang lain, Janu mengatakan dirinya kerap mendapati pengendara yang memberi uang, dengan harapan pengendara tersebut mendapat giliran lebih awal agar kendaraannya dipasangi RFID.
"Itu nyogok, kita nggak terima," jelas pria yang masih duduk di bangku SMK ini.
(zul/ang)











































