Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengatakan sektor pertanian sepanjang 2013 ini bukanlah tahun yang mudah, banyak tantangan yang harus dihadapi. Masalah kepemilikan lahan petani di Indonesia, masih kalah jauh dengan negara lain seperti Thailand.
"Tantangan yang dihadapi mulai antara lain mulai tingginya konversi lahan pertanian, keterbatasan lahan untuk perluasan areal baru lahan pertanian, belum memadainya infrastruktur pertanian, belum berkembangnya industri hilir, sistem logistik yang belum baik dan masih terbatasnya dukungan pembiayaan sektor pertanian," kata Suswono di acara Jumpa Pers Akhir Tahun 2013, di Kantor Kementerian Pertanian, Senin (30/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Thailand rata-rata petaninya punya lahan 3 hektar per petani, sedangkan di Indonesia hanya 0,3 hektar per petani, jauh sekali," ujar Suswono.
Suswono mengklaim walaupun keterbatasan lahan tersebut, secara umum kondisi pangan utama nasional selama 2013 relatif baik.
"Beras, jagung, gula pasir, daging sapi, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, daging unggas dan telur dalam keadaan cukup bahkan sebagian besar surplus. Memang kedelai, daging sapi dan cabai rawit masih defisit, itu karena lagi-lagi keterbatasan lahan dan kendala transportasi membawa sapi di daerah ke sentra konsumen serta anomali cuaca yang terjadi sepanjang tahun ini hujan atau kemarau basah," katanya.
(rrd/hen)











































