Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan ini kesalahan Pertamina. Sebab hanya menyerahkan kepada agen dan distributor. Padahal harusnya harga dijaga hingga sampai ke tangan konsumen.
"Pengendalian harga itu tidak cukup hanya pada tingkat agen, distributor. Harus dibatasi sampai pelanggan itu maksimal sekian. Jadi margin agen, distributor, termasuk biaya transportasinya itu harus ditegaskan," ungkap Bambang di kantornya, Jakarta, Jumat (3/1/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harusnya bisa, itu itungan margin nantinya, atau paling enggak misalkan dari agen ke pelanggan dibatasi maksimum tambahan sekian ribu misalnya, bisa," jelasnya.
Menurutnya, akan sangat berbahaya jika harga dibiarkan ditentukan oleh agen. Karena akan memicu kecurangan oleh para agen.
"Jangan hanya dipatok sampai agen, selebihnya terserah, itu yang bahaya Ada harga maksimal yang boleh diberikan agen kepada konsumen. Dia juga harus hitung biaya transportasi, distribusi itu juga kan enggak murah," paparnya.
(mkj/ang)










































