Hasil rapat pemerintah dan instansi terkait soal lonjakan harga elpiji 12 kg di Sekretariat Wakil Presiden dirahasiakan. Seluruh peserta rapat yang terdiri dari menteri dan eksekutif itu tak mau banyak buka mulut.
"Pokoknya baik untuk masyarakat," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditanya mengenai hasil rapat yang sudah memakan waktu setengah hari itu oleh wartawan usai konferensi pers, Sabtu (4/1/2014).
Meski terus didesak untuk memberi bocoran, Hatta hanya bergeming dan menjawab sesekali dengan singkat. "Ya besok lah," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya besok datang rapat di Halim, Pak Presiden (SBY) akan menyampaikan," ujarnya.
Ketika ditanya apakah keputusan yang baik untuk masyarakat adalah elpiji 12 kg batal naik? "Jangan menyimpulkan sendiri," ujarnya
Seperti diketahui, siang tadi Boediono mengadakan rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan instasi terkait naiknya harga elpiji 12 kg.
Rapat yang berlangsung dari sejak tengah hari tadi berlangsung cukup lama, yaitu selesai sekitar pukul 17.00 WIB lewat. Setelah menunggu lama, Boediono pun langsung menggelar jumpa pers yang sempat molor dari jadwal semula pukul 14.00 WIB.
Setelah rapat selesai Boediono langsung menyampaikan pengumuman hasil rapat yang ternyata dirahasiakan. Ia menyampaikan hal itu sambil didampingi Hatta, Menteri Keuangan Chatib Basri, Menteri ESDM Jero Wacik, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto.
Selesai pengumuman, semua pihak meninggalkan ruangan tanpa ada yang bisa diminta keterangan lebih lanjut mengenai hasil rapat tersebut.
(ang/gah)











































