Apakah Harga Elpiji 12 Kg Bakal Turun? Dahlan: Sudah Pasti Itu

Apakah Harga Elpiji 12 Kg Bakal Turun? Dahlan: Sudah Pasti Itu

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 06 Jan 2014 10:52 WIB
Apakah Harga Elpiji 12 Kg Bakal Turun? Dahlan: Sudah Pasti Itu
Foto: Elpiji 12 Kg (dok-detikFinance)
Jakarta - Kenaikan harga elpiji 12 kg pada 1 Januari 2014, dari Rp 70.200 menjadi Rp 117.708 per tabung dinilai terlalu tinggi. Harga ini akan diturunkan sehingga kenaikan tidak terlalu tinggi.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, Presiden SBY sudah meminta agar kenaikan harga elpiji 12 kg yang tidak disubsidi, tidak terlalu tinggi kenaikannya.

"Sudah pasti ada itu (penurunan harga elpiji 12 kg), karena Presiden juga bilang jangan setinggi itu (kenaikan harganya)," ucap Dahlan ditemui di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (6/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun pemerintah berkonsultasi terlebih dahuu kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), karena pada 2012 lalu, BPK menemukan adanya kerugian Pertamina Rp 7,7 triliun karena menjual murah elpiji 12 kg.

"Makanya kita ke sini (kantor BPK) untuk konsultasi dengan BPK. Spakah bisa kerugian tersebut tidak dibarengi dengan kenaikan harga yang tinggi," tutupnya.

Seperti diketahui, Pertamina memberlakukan kenaikan harga elpiji 12 kg pada 1 Januari 2014 pukul 00.00 WIB dari Rp 70.200/tabung jadi Rp 117.708/tabung. Namun Pertamina mengaku masih akan rugi lebih dari Rp 2 triliun per tahun karena menjual elpiji 12 kg.

Pertamina mencatat, konsumsi elpiji 12 kg pada 2013 mencapai 977.000 ton. Dengan harga pokok elpiji (harga keekonomian) rata-rata meningkat US$ 873 serta nilai tukar rupiah yang terus melemah, maka kerugian Pertamina sepanjang tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp 5,7 triliun.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads