Staf Administrasi PT Satria Bakti Pertiwi, Indri mengatakan meskipun harga gas elpiji 12 kg mengalami kenaikan yang tinggi, namun penjualan tak turun alias tetap ramai. Walaupun ada kekhawatiran terjadinya migrasi pengguna elpiji 12 Kg ke elpiji 3 Kg yang jauh lebih murah.
"Di sini tetap laku, walaupun harganya naik, kita naikkan tapi nggak terlalu tinggi yang penting laris, habis," kata Indri saat disambangi detikFinance di kantornya di Rawasari, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penjualan meningkat, per hari bisa 2 truk, isinya truk yang satu 180 tabung sama satunya lagi 110 tabung, tetap habis, walaupun harganya naik mereka tetap beli karena butuh," ujarnya.
Indri mengatakan, pihaknya menjual gas elpiji 12 kg seharga Rp 123.900 jika dijual ke konsumen ritel.
"Harganya Rp 123.900 per tabung kalau beli satuan, tapi kalau untuk dijual lagi Rp 120 ribu biar mereka bisa jual eceran Rp 125 ribu, biar nggak terlalu tinggi," cetusnya.
(drk/hen)











































