SBY Senang Elpiji 12 Kg Hanya Naik Rp 1.000/Kg

SBY Senang Elpiji 12 Kg Hanya Naik Rp 1.000/Kg

Mega Putra Ratya - detikFinance
Senin, 06 Jan 2014 17:20 WIB
SBY Senang Elpiji 12 Kg Hanya Naik Rp 1.000/Kg
Foto: SBY
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyon (SBY) mengapresiasi langkah pemerintah dan Pertamina yang akan menurunkan kembali kenaikan harga elpiji 12 kg mulai Selasa, pukul 00.00 malam nanti. Kenaikan harga elpiji 12 kg jadi hanya naik Rp 1.000/kg.

Lewat keputusan ini, berarti harga elpiji 12 kg turun lagi, dari awalnya sekitar Rp 117 ribu/tabung, menjadi Rp 82 ribu/tabung untuk harga dari Pertamina ke agen.

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Firmanzah mengatakan, langkah penurunan kenaikan harga elpiji 12 kg ini merupakan respons dari instruksi Presiden SBY di Bandara Halim Perdanakusumah kemarin,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Instruksi presiden terkait dengan secepatnya melakukan RUPS untuk melakukan pengkajian ulang kenaikan harga elpiji 12 kg sudah dilakukan Kementerian BUMN dan Pertamina. Presiden sudah dapat laporan hasil RUPS atas usulan Pertamina dan disetujui oleh pemegang saham dalam hal ini adalah Kementerian BUMN telah mengesahkan kenaikan tabung elpiji dan merevisi yang tadinya kita ketahui sekitar Rp 3.500 per kg menjadi Rp 1.000 per kg, itu sudah disahkan. Presiden mengapresiasi," tutur Firmanzah di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/1/2014).

Saat ditanya adanya ketidaktegasan dengan kembali menurunkan harga elpiji 12 kg, Firmanzah mengatakan, penyesuaian kembali harga elpiji 12 kg ini karena memperhatikan aspek daya beli masyarakat. SBY juga sudah mendapatkan laporan dari penurunan kenaikan harga elpiji 12 kg ini.

Lalu bagaimana dengan nasib Pertamina yang masih merugi akibat menjual murah elpiji 12 kg? Firmanzah mengatakan, pemerintah siap berkomunikasi dengan Pertamina untuk mengkaji berbagai hal, termasuk pengurangan setoran dividen Pertamina ke negara.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads