Lewat keputusan ini, berarti harga elpiji 12 kg turun lagi, dari awalnya sekitar Rp 117 ribu/tabung, menjadi Rp 82 ribu/tabung untuk harga dari Pertamina ke agen.
Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Firmanzah mengatakan, langkah penurunan kenaikan harga elpiji 12 kg ini merupakan respons dari instruksi Presiden SBY di Bandara Halim Perdanakusumah kemarin,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya adanya ketidaktegasan dengan kembali menurunkan harga elpiji 12 kg, Firmanzah mengatakan, penyesuaian kembali harga elpiji 12 kg ini karena memperhatikan aspek daya beli masyarakat. SBY juga sudah mendapatkan laporan dari penurunan kenaikan harga elpiji 12 kg ini.
Lalu bagaimana dengan nasib Pertamina yang masih merugi akibat menjual murah elpiji 12 kg? Firmanzah mengatakan, pemerintah siap berkomunikasi dengan Pertamina untuk mengkaji berbagai hal, termasuk pengurangan setoran dividen Pertamina ke negara.
(dnl/ang)











































