"Sudah tidak mungkin lagi ditangani dengan sistem sekarang. Oleh karena itu saya akan gunakan biomassa. Dengan demikian penduduk dengan ekonomi menengah ke bawah juga akan untung," tutur Dahlan dalam konvensi capres PD di Jl. Pati Unus No 75, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2014).
Dalam konsep tersebut penduduk akan diminta menanam tanaman yang cepat tumbuh, sehingga penduduk dapat menjual tanaman itu kepada 'PLN Baru' untuk diolah menjadi biomassa atau energi dari mahluk hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ia juga menyampaikan gagasannya untuk mengembangkan gothermal atau energi panas bumi. Menurut Menteri BUMN ini, sudah saatnya Indonesia memanfaatkan energi panas bumi.
"Tapi masalahnya tidak ada investor yang mau menginvestasikan uangnya untuk pengeboran panas bumi. Mereka takut setelah dilakukan pengeboran ternyata tidak ada panas buminya. Tapi kalau negara yang melakukan pengeboran, pasti bisa," sebut Dahlan yang disambut tepuk tangan para relawannya.
Saat ini Indonesia memiliki cadangan 25.000 megawatt dari energi panas bumi. Ia bertekad untuk membangun infrastruktur geothermal walau butuh biaya sangat mahal.
Lalu mengapa ia tak lakukan itu sejak sekarang saat memiliki otoritas?
"Maunya sih begitu, tapi saya ini kan cuma Menteri BUMN. Nanti lah sebentar lagi," tutup Dahlan sambil tersenyum.
(bag/ang)











































