Pasokan kebutuhan elpiji di dalam negeri sampai saat ini dipenuhi 59% dari impor. Namun PT Pertamina (Persero) mengaku sudah menyerap semua pasokan produksi gas elpiji di dalam negeri.
"Kami sudah menelan semua produksi gas elpiji dalam negeri, tapi nyatanya produksi tidak cukup sehingga harus dipasok tambahan dari impor," ujar Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan, di Kantor Pertamina Pusat, Senin (6/1/2014).
Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya menambahkan komposisi produk elpiji impor dan domestik sampai November 2013 mencapai 59% impor, produksi domestik dari pihak swasta 30,7%, dan produksi dari eks kilang Pertamina sebesar 10,1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait impor gas elpiji, PT Pertamina mengklaim melakukan tender yang memastikan harganya murah dan terjamin kualitasnya.
"Impor itu kita tender loh, jadi kalau ada yang mau kasih harga paling murah, beri proposal ke kami, kami beli," tutupnya.
(rrd/hen)










































