"Terkait kenaikan harga elpiji 12 Kg, kami memperkirakan terjadi migrasi pengguna elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg sekitar 20%, agar tidak terjadi kelangkaan, kami menambah jumlah tabung sebanyak 600 ribu dan penambahan stok elpiji sekitar 30%," ujar Dani Adriananta, GM Marketing Operation Pertamina Region VII Sulawesi pada detikFinance, di kantornya, jalan Garuda, Makassar, selasa (7/1).
Menurut Dani, Pertamina menjamin tidak terjadi kelangkaan elpiji 3 Kg di wilayah Sulawesi, mengingat pasokan elpiji di Sulawesi masih lebih dari cukup, bahkan mampu menyuplai wilayah timur lainnya, seperti Papua, Maluku dan Kalimantan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya kenaikan harga elpiji 12 kg, di wilayah Sulawesi selama tiga hari terakhir terjadi penurunan permintaan sekitar 28,7%, dari 180 metrik ton menjadi 120 metrik ton.
Dani menambahkan, program konversi minyak tanah ke elpiji 3 Kg di wilayah Sulawesi saat ini tersisa di beberapa kabupaten, di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.
(mna/ang)










































