Wamenkeu: Pertamina Bisa Tutup Bisnis Elpiji 12 Kg, Tapi Nggak Mungkin

Wamenkeu: Pertamina Bisa Tutup Bisnis Elpiji 12 Kg, Tapi Nggak Mungkin

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 07 Jan 2014 20:32 WIB
Wamenkeu: Pertamina Bisa Tutup Bisnis Elpiji 12 Kg, Tapi Nggak Mungkin
Jakarta - Karena selama ini rugi menjual elpiji 12 kg, PT Pertamina (Persero) harusnya bisa menghentikan bisnis itu. Tapi bisakah Pertamina menghentikan penjualan elpiji 12 kg ini?

Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan itu bisa jadi pilihan Pertamina. Apalagi ketika perusahaan seakan terjepit dalam kebijakannya. Belum lagi, elpiji 12 kg tidak disubsidi oleh pemerintah.

"Bisa ditutup (bisnis). Itu yang berat untuk Pertamina, nggak mungkin kan disetop. Karena nggak ada yang produksi elpiji 12 kg," ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Selasa (7/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila Pertamina menghentikan penjualan elpiji 12 kg, maka yang akan terbebani adalah APBN. Sebab, masyarakat akan beralih ke elpiji 3 kg yang harganya disubsidi. Tahun 2013, realisasi anggarannya mencapai Rp 40 triliun, naik dari pagu anggarannya Rp 30 triliun.

"Kalau nggak, harus 3 kg dengan subsidi. Nggak bisa. Nanti subsidinya naik," sebutnya.

Pilihan lain untuk Pertamina adalah dengan melakukan subsidi silang dari bisnis lain. Akan tetapi, dalam sebuah perusahaan, ini tidak bisa terjadi selama bertahun-tahun.

"Misalnya pengusaha produksi 6 barang, 5 untung 1 rugi. Kemungkinan lainnya bisa subsidi silang yang untuk tutup yang rugi," paparnya.

(mkj/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads