Saat ini produksi lapangan WQ1 sekitar 500.000 barel per hari, perseroan juga siap masuk ke lapangan minyak lainnya di luar negeri.
"Perusahaan juga masih mempelajari setiap peluang lapangan-lapangan minyak di luar negeri yang prospektif," kata Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya saat melepas kapal tanker Gunung Geulis di pelabuhan Area 70 Revenuery Unit. RU IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (8/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Direktur Pengolahan Pertamina Chrisna Damayanto mengatakan, Saharan Crude Oil termasuk jenis minyak mentah yang termasuk kategori Low Sulphur Waxy Residue (LSWR). Minyak tersebut dapat diolah dengan teknologi yang dimiliki Pertamina saat ini.
"Selain itu, minyak mentah Saharan termasuk minyak yang dapat diolah menjadi berbagai macam turunan produk. Minyak ini banyak dicari karena kualitasnya bagus," katanya.
(arb/hen)











































