"Tadi habis ngobrol mengenai menghitung perkiraan lifting 2014, dan kira-kira apa hambatannya," kata Jero saat ditemui di Gedung Djuanda, Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (10/1/2013).
Jero didampingi oleh Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo dan Dirjen Migas Edy Hermantoro. Kemudian juga hadir Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana, Kepala Bidang Humas SKK Migas Elan Budiantoro beserta pejabat SKK Migas lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jero mengatakan target lifting pada APBN 2014 sebesar 870.000 barel per hari. Angka ini akan dihitung kembali sesuai dengan kondisi yang realistis. Pihak SKK Migas juga akan diminta untuk mempercepat produksi dari para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
"Lifting-kan targetya 2014, 870.000 barel/hari, kalau APBN-P (2013) 840.000 barel/hari ini yang sedang kita perhatikan. Jadi sedang dihitung detail semua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) harus mempercepat produksinya. Makanya nanti kita mau menyampaikan realistis yang baik, ini lagi dihitung," paparnya.
(mkj/hen)











































