Menurut Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Disjaya Roxy Swagerino, upaya ini dilakukan mengingat curah hujan di ibu kota yang semakin tinggi dan bahaya yang akan ditimbulkan oleh listrik saat air menggenang.
Status pada pukul 08.00 WIB Senin pagi ini masih terdapat 479. Angka ini lebih rendah dari posisi pada Sabtu sebanyak 516 gardu posisi jam 9.00 WIB, 309 posisi jam 18.00 WIB, 286 posisi jam 22.00 WIB dan 433 posisi Minggu jam 8.00 WIB, dan 492 posisi jam 19.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa hal yang menyebabkan PLN memutuskan aliran listrik, pertama, apabila rumah pelanggan kebanjiran, kedua, apabila Gardu Distribusi PLN kebanjiran, ketiga, apabila gardu distribusi dan rumah pelanggan kebanjiran, atau keempat, apabila gardu induk kebanjiran," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (20/1/2014).
PLN mengimbau kepada masyarakat yang terkena banjir untuk memastikan Meter Circuit Breaker (MCB) dalam posisi off, matikan semua peralatan listrik dengan mencabut kabel dari stop kontak.
"Setelah banjir surut dan keadaan aman keringkan peralatan listrik seperti saklar dan stop kontak yang sempat terendam sebelum digunakan kembali," ujarnya.
(ang/ang)











































