Wilayah Jakarta yang Masih Mati Lampu Pagi Ini

Wilayah Jakarta yang Masih Mati Lampu Pagi Ini

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 21 Jan 2014 08:55 WIB
Wilayah Jakarta yang Masih Mati Lampu Pagi Ini
Jakarta -

Intensitas hujan yang tinggi masih menyelimuti Kota Jakarta dan mengakibatkan beberapa daerah tergenang sampai banjir. Terendamnya Jakarta menimbulkan banyak dampak termasuk padamnya aliran listrik.

Demi keamanan dan keselamatan pelanggan, PLN memutus aliran listrik dengan memadamkan gardu distribusi. PLN akan menormalkan rumah pelanggan apabila instalasi di sisi PLN maupun pelanggan sudah benar-benar kering dan siap.

Di sisi PLN, gardu akan dibersihkan dan dilakukan revisi terlebih dahulu. Di sisi pelanggan, PLN imbau semua peralatan elektronik maupun instalasi dalam keadaan kering, jangan sampai air masih menempel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi setelah air surut tidak serta merta listrik akan menyala, perlu waktu untuk memastikan semua siap. Hal ini demi keamanan dan keselamatan pelanggan itu sendiri," kata Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Roxy Swagerino, dalam keterangannya, Selasa (21/1/2014).

Sewaktu-waktu jika kondisi air meninggi, PLN akan memadamkan kembali listrik di rumah pelanggan demi keamanan dan keselamatan. Saat ini masih ada beberapa wilayah di Jakarta maupun instalasi PLN yang masih terendam banjir, maka PLN belum akan menormalkan sebelum semuanya benar-benar siap.

Hingga pukul 07.30 WIB pagi ini, masih terdapat 276 gardu distribusi yang dipadamkan dari total 17.678 gardu yang tersebar di seluruh Jakarta dan Tangerang.

Adapun daerah yang terkena dampak pemutusan aliran listrik yaitu:

  • Cengkareng
  • Cikupa
  • Lenteng Agung
  • Bandengan
  • Kebon Jeruk
  • Cempaka Putih
  • Kramatjati
  • Jatinegara
  • Menteng
  • Tanjung Priok


PLN juga minta pelanggan berhati-hati terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan petugas PLN dan melakukan pungutan liar.

"Para pelanggan diimbau untuk melakukan pemeriksaan kembali instalasi listriknya dengan menggunakan instalatir resmi yang terdaftar," ujarnya.

(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads