Wamen ESDM Ibaratkan Sumur Minyak RI Seperti Kakek-kakek

Wamen ESDM Ibaratkan Sumur Minyak RI Seperti Kakek-kakek

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 24 Jan 2014 16:25 WIB
Wamen ESDM Ibaratkan Sumur Minyak RI Seperti Kakek-kakek
Wamen Esdm Susilo Siswoutomo
Jakarta - Produksi minyak Indonesia makin hari semakin menurun di bawah target APBN 2014 sebesar 870.000 barel per hari. Hal ini karena banyak sumur yang sudah tua yang tak lagi menghasilkan minyak secara optimal.

"Lifting minyak turun, emangnya tergantung siapa sih? kalau sumur minyak kita ini seperti kakek-kakek tua, sudah tua peyot lagi, disuruh lari kenceng ya nggak sanggup, begitu juga sumur minyak kita, sudah tua, biaya perawatannya mahal ya produksinya segitu-gitu saja bahkan terus turun," kata Wakil Menteri ESDM (Wamen) Susilo Siswoutomo, ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (24/1/2014).

Susilo mengungkapkan berbagai cara telah dilakukan, bahkan jika seluruh rakyat Indonesia berdoa pun, produksi minyak nasional tidak akan naik signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan 250 juta rakyat Indonesia istighosah sama-sama, tahu kan istighosah (doa bersama), lifting minyak tidak akan naik, ya segitu-gitu aja," ucap Susilo.

Menurut Susilo, tahun ini produksi minyak akan mendapat tambahan produksi dari proyek Cepu yang ditargetkan mengucur pada November 2014 dan dibanggakan produksi minyak nasional bisa tembus 1 juta barel per hari.

"Iya ada Cepu, tapikan itu November, kalau dihitung rata-rata ya masih di bawah itu, ya sekitar 820.000 barel per hari, ya mau istighosah pun ya kemampuannya segitu mau diapain," tutupnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads