Anggota DPR Sebut Mafia Minyak di Rapat Paripurna

Anggota DPR Sebut Mafia Minyak di Rapat Paripurna

- detikFinance
Selasa, 28 Jan 2014 12:50 WIB
Anggota DPR Sebut Mafia Minyak di Rapat Paripurna
Jakarta - Rapat Paripurna DPR soal pengesahan kebijakan energi nasional hari ini sempat ricuh. Sejumlah anggota DPR yang hadir menyatakan tidak pernah tahu berapa harga pembelian minyak mentah dan harga BBM oleh pemerintah. Diduga ada mafia minyak yang bermain.

"Dalam pembelian minyak atau BBM, kita nggak pernah tahu berapa harga belinya, berapa lama? Ini tidak ada keterbukaan sama sekali. Bagaimana masyarakat, kita (DPR), dan media mengetahuinya. Di sinilah tempat yang sering kita bicarakan para mafia bermain," ujar Anggota DPR dari Fraksi Golkar Nurdiman Munir dalam Rapat Paripurna ke-17 pembahasan Kebijakan Energi Nasional di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2014).

Nurdiman mengatakan, saat ini harga minyak di Kazakhstan jauh lebih murah dari tempat yang biasa dibeli Indonesia. "Harga BBM di Kazakhstan jauh lebih murah dari negara tertentu yang selama ini kita beli. Inikan sama dengan merugikan negara, ada harga BBM yang lebih murah kenapa kita harus beli yang mahal, seperti ini mafia bermain," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Makanya saya ingatkan, dalam kita menyusun Kebijakan Energi Nasional, harus ada transparansi, berapa kita beli harganya? Berapa tahun kita belinya? Dari mana belinya? Harus jelas agar kita bisa kontrol juga," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads